a. Apa itu Klorofil
Klorofil atau pigmen hijau tanaman adalah senyawa zat basa yang ditemukan pada tanaman, membantu mengimbangi efek acidifying (efek dari makanan pembentuk asam seperti fast food) dari diet khas barat yang tinggi lemak dan tinggi protein. Karena klorofil tidak diketahui sebagai nutrisi penting, maka tidak ada istilah "kekurangan". Orang tidak banyak mengkonsumsi bahan makanan yang memiliki klorofil dalam menu makanannya.
Klorofil atau pigmen hijau tanaman adalah senyawa zat basa yang ditemukan pada tanaman, membantu mengimbangi efek acidifying (efek dari makanan pembentuk asam seperti fast food) dari diet khas barat yang tinggi lemak dan tinggi protein. Karena klorofil tidak diketahui sebagai nutrisi penting, maka tidak ada istilah "kekurangan". Orang tidak banyak mengkonsumsi bahan makanan yang memiliki klorofil dalam menu makanannya.
Klorofil
terlibat dalam reaksi kimia yang paling penting di bumi yaitu
fotosintesis. Kita tidak akan mungkin hidup tanpa adanya proses
itu. Klorofil merupakan senyawa kimia utama dari semua pasokan makanan
dan produksi oksigen. Klorofil, sering disebut dan diumpamakan
sebagai "darah bagi tanaman", hal itu berkaitan erat dengan
hemoglobin, pigmen sel darah merah yang bertanggung jawab untuk
transportasi oksigen dalam banyak hewan. Perbedaan utama antara
molekul klorofil dan hemoglobin adalah unsur logam ditengah molekulnya.
Dalam hemoglobin darah manusia terdiri dari besi, sementara di
klorofil, unsur logamnya adalah magnesium. Beberapa orang percaya bahwa
kemiripan ini membantu klorofil untuk menjadi lebih baik diserap dan
digunakan untuk "membangun" darah dan melawan anemia. Namun beberapa
ilmuwan dan ahli gizi tidak percaya bahwa klorifil diserap secara
internal (untuk mencapai darah), melainkan bahwa penyerapan itu
mungkin terjadi secara lokal untuk mendukung kesehatan saluran mulut,
lambung dan usus.
Sementara itu, ada banyak bukti menunjukan bahwa klorofil dapat menyembuhkan atau meringankan infeksi akut pada saluran pernapasan dan sinus, borok kronis dan bau mulut. Klorofil juga mempercepat penyembuhan luka dan telah ditunjukkan dalam satu penelitian yang dilakukan untuk menghilangkan kanker pada hewan yang diberi rangsangan berbagai efek beracun dari lingkungan (termasuk bahan makanan). Penelitian lain telah menunjukkan bahwa klorofil mendukung fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
b. Manfaat Klorofil Penyembuh alami
Kelor adalah salah satu dari sangat sedikit makanan yang mengandung klorofil bersamaan dengan nutrisi lainnya begitu banyak (vitamin, mineral, protein, lemak menguntungkan). Sayuran hijau tua dan rempah-rempah seperti selada romaine, bayam, atau peterseli, merupakan sumber yang sangat baik dari klorofil, namun semua itu tidak memberikan banyak nutrisi lainnya seperti halnya Kelor. Klorofil merupakan salah satu unsur penting yang dimiliki Kelor. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat manfaat kesehatan yang diturunkan dari makanan hijau adalah fungsi dari kandungan klorofilnya. Saat ini, ada tiga sumber makanan paling penting dan terbaik kandungan klorofilnya yaitu Kelor, rumput Gandum (Wheatgrass) dan rumput Barley.
Kelor mengandung klorofil dengan konsentrasi tinggi. Telah terbukti bahwa manfaat dari sayuran hijau secara langsung dikaitkan dengan konsentrasi kandungan klorofilnya.
Itsmoringa.com mempublikasikan bahwa daun Kelor mengandung klorofil pada 6.890 mg/kg bahan kering. Sedangkan Tony horton dalam blognya opensky.com, menyebutkan bahwa dalam 8 gram serbuk daun Kelor mengandung 162 mg klorofil. Saat ini, wheatgrass dianggap unggul karena memiliki konsentrasi klorofil yang lebih besar dari sayuran lainnya. Padahal, Kelor mengandung 4 kali lebih banyak klorofil dibanding wheatgrass.
Sementara itu, ada banyak bukti menunjukan bahwa klorofil dapat menyembuhkan atau meringankan infeksi akut pada saluran pernapasan dan sinus, borok kronis dan bau mulut. Klorofil juga mempercepat penyembuhan luka dan telah ditunjukkan dalam satu penelitian yang dilakukan untuk menghilangkan kanker pada hewan yang diberi rangsangan berbagai efek beracun dari lingkungan (termasuk bahan makanan). Penelitian lain telah menunjukkan bahwa klorofil mendukung fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
b. Manfaat Klorofil Penyembuh alami
- Menetralkan racun
- Membuang racun dari dalam tubuh
- Memurnikan hati dari endapan racun
- Menetralkan polutan logam berat
- Membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh
- Membantu dalam membangun sel darah merah
- Meremajakan pada tingkat sel
- Mengurangi tingkat ph dalam tubuh
Kelor adalah salah satu dari sangat sedikit makanan yang mengandung klorofil bersamaan dengan nutrisi lainnya begitu banyak (vitamin, mineral, protein, lemak menguntungkan). Sayuran hijau tua dan rempah-rempah seperti selada romaine, bayam, atau peterseli, merupakan sumber yang sangat baik dari klorofil, namun semua itu tidak memberikan banyak nutrisi lainnya seperti halnya Kelor. Klorofil merupakan salah satu unsur penting yang dimiliki Kelor. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat manfaat kesehatan yang diturunkan dari makanan hijau adalah fungsi dari kandungan klorofilnya. Saat ini, ada tiga sumber makanan paling penting dan terbaik kandungan klorofilnya yaitu Kelor, rumput Gandum (Wheatgrass) dan rumput Barley.
Kelor mengandung klorofil dengan konsentrasi tinggi. Telah terbukti bahwa manfaat dari sayuran hijau secara langsung dikaitkan dengan konsentrasi kandungan klorofilnya.
Itsmoringa.com mempublikasikan bahwa daun Kelor mengandung klorofil pada 6.890 mg/kg bahan kering. Sedangkan Tony horton dalam blognya opensky.com, menyebutkan bahwa dalam 8 gram serbuk daun Kelor mengandung 162 mg klorofil. Saat ini, wheatgrass dianggap unggul karena memiliki konsentrasi klorofil yang lebih besar dari sayuran lainnya. Padahal, Kelor mengandung 4 kali lebih banyak klorofil dibanding wheatgrass.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar