Rabu, 11 Februari 2015

Manfaat dan Khasiat Penyembuhan

1. Manfaat Kelor dalam Kehidupan

Melihat kandungan Super Nutrisi sebagaimana dipaparkan dalam bab sebelumnya, maka sangat wajar bila tanaman Kelor merupakan tanaman yang sangat dihargai dan didistribusikan di banyak negara, di daerah tropis dan subtropis. Pasalnya, manfaat dan kandungan nutrisinya memang melebihi kandungan tanaman pada umumnya. Seluruh bagian tanaman Kelor memiliki berbagai manfaat dan khasiat penyembuhan yang mengesankan dengan nilai nutrisi yang tinggi. Bagian-bagian yang berbeda dari tanaman Kelor, mengandung profil mineral penting dan merupakan sumber protein yang baik, vitamin, β-karoten, fenolat dan berbagai asam amino. Kelor menyediakan kombinasi yang langka dan berlimpah dari zeatin, quercetin, β-sitosterol, asam caffeoylquinic dan kaempferol.

Selain berfungsi sebagai pemurni air dan Super Nutrisi, Kelor sangat penting untuk penyembuhan berbagai penyakit. Berbagai bagian dari tanaman seperti daun, akar, biji, kulit kayu, buah, bunga dan polong matang, bertindak sebagai stimulan jantung dan peredaran darah, memiliki antitumor, antipiretik, antiepilepsi, antiinflamasi, antiulcer, antispasmodic, diuretik, antihipertensi, penurun kolesterol, antioksidan, antidiabetik, aktivitas hepatoprotektif, antibakteri dan antijamur, dan saat ini sedang digunakan untuk pengobatan penyakit yang berbeda dalam sistem duniakedokteran, khususnya di Asia Selatan(Farooq Anwar, et al, 2006).

Kelor dianggap salah satu pohon yang paling berguna di dunia, karena hampir setiap bagian dari pohon Kelor dapat digunakan untuk makanan atau memiliki beberapa kandungan senyawa yang menguntungkan lainnya.(Ashfaq, et al, 2011).Di daerah tropis, digunakan sebagai pakan ternak, dan di banyak negara,
digunakan sebagai mikronutrien cair, obat cacing alami (membunuh parasit) dan adjuvant (membantu atau meningkatkan obat lain) yang digunakan sebagai metabolisme kondisioner untuk membantu melawan penyakit endemik di negara-negara berkembang (Foidle et al, 2001.).



1.1 Memperbaiki Lahan Kritis

Secara umum, Kelor ditanam sebagai tanaman pagar dan pembatas tanah. Untuk keperluan khusus, Kelor dapat berfungsi sebagai penahan angin, untuk pengendalian erosi tanah, pagar hidup, sebagai tanaman hias, atau tumpangsari dengan spesies yang memerlukan sinar matahari tidak langsung. Tanaman Kelor pun sering digunakan sebagai tiang rambat untuk kacang-kacangan, ubi jalar, vanili, lada dan tanaman merambat lainnya. Kelor yang ditanam dari biji memiliki perakaran yang dalam, membentuk akar tunggang yang lebar dan serabut yang tebal. Akar tunggang tidak terbentuk pada pohon yang diperbanyak dengan stek. Dengan bentuk perakaran seperti itu, Kelor memiliki kemampuan untuk menahan erosi dan menyimpan air, karenanya sering ditanam di lereng bukit untuk membantu mencegah erosi dan tanah longsor. 

Polong kering dan daun yang gugur juga membuat permukaan tanah menjadi subur, karena seiring dengan waktu daun-daun itu akan menjadi kompos. Kelor merupakan tanaman yang dapat mentolerir berbagai kondisi lingkungan, sehingga mudah tumbuh meski dalam kondisi ekstrim seperti temperatur yang sangat tinggi, di bawah naungan dan dapat bertahan hidup di daerah bersalju ringan. Kelor tahan dalam musim kering yang panjang dan tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan tahunan berkisar antara 250 sampai 1500 mm. Meskipun lebih suka tanah kering lempung berpasir atau lempung, tetapi dapat hidup di tanah yang didominasi tanah liat. Kelor cocok untuk daerah-daerah di mana angin kencang dan panjang, kekeringan terjadi secara bersamaan, dan menyebabkan erosi tanah yang serius. 

Kandungan nutrisi dalam daunnya yang gugur, dapat menyuburkan dan memperbaiki kualitas tanah yang marjinal. Sifat tanaman yang seperti ini menjadi pilihan terbaik dalam upaya melakukan reboisasi atau pemulihan lahan-lahan kritis yang miskin unsur hara. Daerah yang terkenal kering dimana tanaman lain tidak dapat hidup dan berfungsi baik, Kelor hadir untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Kelor juga ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, sebagai pelindung angin dan peneduh.

1.2 Kelor, Sahabat Petani

Kelor merupakan tanaman lahan marjinal dan tumbuh terbaik di tempat yang panas, tropis semi kering dan sub tropis.Tanaman Kelor dikenal sebagai tanaman yang ramah bagi para petani dan berguna dari pucuk sampai keakarnya.Di Pakistan, Kelor sangat direkomendasikan untuk Agroforestry dan lahan kritis. Sebagai tanaman sela, Kelor tidak memiliki efek negatif pada tanaman pokok disekitarnya. Memiliki perakaran mendalam dan tidak bersaing dengan tanaman dalam memperoleh unsur hara. 

Kelor membantu untuk meningkatkan bahan organik di dalam tanah dan pada akhirnya kesuburan tanah. Petani di pedesaan atau pinggiran kota di Afrika, dengan mudah dapat memproduksi daun Kelor baik untuk dikonsumsi sendiri maupun sebagai komoditas usahatani. Budidaya Kelor menciptakan lapangan kerja, biaya usahatani yang rendah dan dapat dibudidayakan secara organik tanpa menggunakan bahan kimia. Budidaya Kelor merupakan solusi bagi petani dan peternak yang menginginkan tanaman yang tumbuh cepat, hasil panen daun berlimpah, namun memiliki keterbatasan sumber air dan biaya pemeliharaan. Daun Kelor dapat diberikan sebagai pakan ternak dan kotoran ternaknya digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman Kelor. Dengan mengikuti rekomendasi ini, perkebunan Kelor dapat menghasilkan daun yang berlimpah sepanjang tahun. 

Pengolahan juga merupakan aktivitas yang menghasilkan pendapatan bagi petani dengan mengolah daun segar menjadi serbuk daun Kelor. Pengeringan dengan tenaga matahari sangat murah, dan metode yang digunakan pun efisien untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Penggilingan tidak memerlukan peralatan khusus, dapat ditumbuk dengan alu pada lumpang serta diayak untuk hasil yang sempurna. Aspek fundamental dari pengolahan daun Kelor adalah kebersihan dan kontrol kelembaban untuk memastikan bahwa serbuk daun tetap sempurna dalam kemasan. Daun Kelor merupakan sumber protein murah, vitamin dan mineral untuk negara-negara berkembang.

Dalam bentuk serbuk kering, daun Kelor mudah disimpan dan digunakan oleh keluarga sebagai sumber asupan gizi dalam makanan mereka sehari-hari. Serbuk ini juga dapat dijual kepada perusahaan-perusahaan makanan yang menggunakannya untuk memperkaya kandungan nutrisi produk mereka. Kelor benar-benar sahabat para petani yang tidak saja membantu mengurangi biaya keluarga tani dalam memenuhi asupan nutrisi berkualitas dan menjaga kesehatan seluruh keluarganya, tapi juga membantu meningkatkan hasil panen tanaman dan produksi ternaknya dengan biaya sarana produksi yang relatif murah.



1.3 Tingkatkan Hasil Pertanian dan Peternakan

Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan daun Kelor sebagai pakan ternak meningkatkan berat badan hingga 32 % dan produksi susu hingga 43-65 %. Sebagai pakan ternak, Kelor kaya akan nutrisi yang penting (Mathur, 2006). Kelor juga kaya zat besi, kalium, kalsium dan multivitamin. Reyes et al. (2005) melakukan sebuah percobaan untuk melihat efek dari daun Kelor sebagai asupan pakan pada tingkat yang berbeda untuk sapi perah, dengan mengukur daya cerna, produksi susu dan komposisi susu. Bayangkan apa yang akan mungkin terjadi bila produksi susu di negara-negara berkembang dapat ditingkatkan dengan cara ini, tentu dapat membantu banyak orang yang mengalami defisiensi protein (Francis et al, 1991.; Foidle et al, 2001.) 

Ekstrak Daun Kelor (EDK) digunakan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman secara alami. Daun Kelor kaya zeatin, sitokinin, askorbat, fenolik, dan mineral seperti Ca, K, dan Fe yang memicu pertumbuhan tanaman. Mengingat kandungan nutrisinya, EDK merupakan pupuk organik yang paling baik untuk digunakan untuk semua jenis tanaman. Foidle (1999) melakukan penelitian untuk melihat efek EDK pada tiga konsentrasi yang berbeda, yaitu dosis rendah (12,5 g EDK dalam 100 ml air), dosis menengah (25g EDK dalam 100 ml air) dan dosis tinggi (50 g EDK dalam 100 ml air), pada lobak dan kacang (25 ml per tanaman). Dilaporkan bahwa EDK dengan dosis menengah lebih efektif daripada dosis lainnya.
Hasil penelitian menunjukan, terjadi peningkatan sebesar 94% pada lobak dan 65% pada kacang yang diberikan EDK.. Eksperimen laboratorium telah menunjukkan bahwa pupuk cair Kelor yang disemprotkan pada tanaman, memiliki widerange efek menguntungkan pada tanaman. Pemberian pupuk cair dengan cara disemprotkan menunjukkan percepatan pertumbuhan tanaman muda, tanaman yang lebih kokoh, lebih tahan terhadap hama dan penyakit, memperpanjang masa hidup, meningkatkan berat akar, batang dan daun, menghasilkan lebih banyak buah, menghasilkan buah yang lebih besar, dan peningkatan hasil panen 20%-35%. Bila hasil dari penelitian ini dapat direproduksi di lapangan, maka dapat menjadi bantuan yang besar dalam meningkatkan persediaan makanan bagi jutaan orang lapar (Foidle et al.,2001).



1.4 Penjernih Air Alami

Satu miliar orang di seluruh Asia, Afrika, dan Amerika Latin diperkirakan mengandalkan sumber air permukaan yang tidak sehat untuk kebutuhan sehari-harinya. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar dua juta orang meninggal setiap tahunnya sebagai akibat penyakit yang bersumber dari air yang terkontaminasi. Dan mayoritas kematian ini terjadi di kalangan anak-anak usia kurang dari lima tahun. Serbuk biji Kelor bertindak sebagai koagulan alami, mampu menjernihkan air keruh. Bahkan, serbuk biji Kelor ini dapat digunakan sebagai metode yang paling cepat dan sederhana untuk membersihkan air kotor. Serbuk mengikat padatan dalam air dan menenggelamkannya ke dasar. Proses penjernihan air dengan serbuk biji Kelor ini terbukti dapat menghilangkan lebih dari 90% bakteri yang terkandung dalam air, melalui proses flokulasi, sedimentasi, dan antibiosis.
Serbuk biji Kelor telah digunakan untuk memurnikan air minum, menggantikan bahan kimia seperti aluminium sulfat, yang selain mahal, juga berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Dua puluh liter air dapat dimurnikan dengan hanya menambahkan 2 gram serbuk biji Kelor yang dilarutkan dalam satu cangkir air bersih.
Caranya sangat sederhana, yaitu :
  • Biji Kelor kering ditumbuk sampai halus dan ambil sebanyak 2 gram untuk penggunaan 20 liter air.
  • Larutkan 2 gram serbuk biji Kelor kedalam satu gelas air bersih.
  • Tuangkan ke dalam wadah berisi air keruh yang akan dijernihkan dan aduk dengan cepat selama 2 menit dan perlahan-lahan selama 10 sampai 15 menit (jangan menggunakan alat logam) dan biarkan selama satu jam atau sampai air benar-benar kelihatan jernih.
  • Saring air dengan kain bersih atau buang kotoran yang mengendap dengan cara dialirkan melalui selang.
  • Rebus air sebelum diminum (Gassenschmidt et al, 1995;. Jahn et al,1986.; Kumar dan Gopal, 1999;. Sutherland,.1989).

1.5 Sumber Energi Terbarukan

Biji Kelor mengandung minyak sekitar 30%-40% dengan konsentrasi asam oleat yang tinggi. Minyak dari biji Kelor lebih baik dari minyak bunga matahari. Biodiesel yang terbuat dari biji Kelor memiliki stabilitas yang lebih baik daripada oksidatif biodiesel yang berasal dari sumber bahan makanan lainnya (Rashid et al.,2008). Minyak biji Kelor mengandung asam oleat yang tinggi, lebih dari 70%, dengan asam lemak jenuh yang terdiri dari sebagian besar profil asam lemak yang tersisa. Metil ester (biodiesel) yang diperoleh dari minyak ini menunjukkan angka oktan tinggi sekitar 67, salah satu yang tertinggi ditemukan untuk bahan bakar biodiesel. Kelor dapat menghasilkan 1.000 sampai 2.000 liter bio-diesel per tahun per ha. Produksi dimulai dalam waktu satu tahun dan bungkil biji sisa perasan minyak dan daunnya merupakan pakan ternak terbaik (Brockman, 2008).
Minyak biji Kelor yang diproses sebagai biodiesel, memiliki bilangan iod lebih baik dari solar biasa yang menunjukkan stabilitas bahan bakar. Minyak ini memiliki angka oktan yang menunjukkan aktivitas pengapian yang baik. Biodiesel dari Kelor memiliki recovery dan kualitas minyak yang lebih tinggi dibandingkan tanaman lain yang memungkinkan untuk diproduksi dengan biaya yang lebih rendah dengan hasil sampingan gliserin kualitas tinggi. 

Minyak biji Kelor dinilai menjadi sumber biodiesel yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan dibandingkan dengan minyak jarak pagar. Pasalnya, Kelor dapat memberikan keuntungan ganda yaitu sebagai sumber pangan bernutrisi tinggi dan bahan bakar terbarukan yang berkualitas baik.



2. Khasiat Penyembuhan

Menurut Fahey, J.W. (2005), dari Johns Hopkins School of Medicine, Department of Pharmacology and Molecular Sciences, dalam laporan yang berjudul : “Moringa oleifera: A Review of the Medical Evidence for Its Nutritional, Therapeutic, and Prophylactic Properties. Part 1., semua bagian dari tanaman Kelor dikenal memiliki efek penyembuhan atau dapat mengatasai masalah kesehatan berikut ini :
1. Anti-bakteri
2. Infeksi
3. Infeksi Saluran Kemih
4. Epstein-Bar Virus (EBV)
5. Herpes Simplex Virus (HSV-1)
6. HIV AIDS
7. Cacingan
8. Trypanosomes
9. Bronkitis
10. Luka luar atau Borok
11. Demam
12. Hati
13. Anti-Tumor
14. Prostat
15. Pelindung hati dan ginjal
16. Anti-anemia
17. Anti-hipertensi
18. Diabetes / Hypogclycemia
19. Diuretik
20. Hypocholestemia
21. Thyroid
22. Hepatorenal
23. Kolitis
24. Diare
25. Disentri
26. Maag / Gastritis
27. Rematik
28. Arthritis
29. Sakit kepala
30. Antioksidan
31. Karotenoid
32. Energi
33. Kekurangan zat Besi
34. Kekurangan Protein, Vitamin dan Mineral
35. Laktasi Enhancer
36. Antiseptik
37. Selesema
38. Laktasi
39. Scurvy dan tonik
40. Karies gigi / gigi
41. Umum dingin
42. Gigitan ular
43. Gigitan Kalajengking
44. Pencernaan
45. Epilepsi
46. Hysteria
47. Faktor Antinutrietional
48. Abortifacient
49. Aphrodisiac
50. Pengendalian kelahiran
51. Asma
52. Kardiotonik
53. Perut kembung
54. Anti-spasmodic
55. Rubefacient
56. Vesicant
57. Gout
58. Hepatamegaly
59. Nyeri punggung bawah / Ginjal
60. splenomegali
61. Sifilis
62. Tifoid
63. Earache
64. Infeksi tenggorokan
65. Anthelmintik
66. Kanker kulit
67. Nyeri sendi
68. Kutil
69. Goitrogen

Laporan tersebut menguraikan manfaat dan khasiat penyembuhan bagian-bagian tanaman Kelor, penggunaan dan efeknya bagi tubuh serta referensi penelitiannya. Begitu banyak laporan hasil penelitian yang menunjukan bahwa tanaman Kelor memang terbukti secara ilmiah memiliki khasiat penyembuhan seperti berikut ini.

2.1 Penyeimbang Gula Darah (Diabetes)

Diabetes terjadi ketika tubuh manusia tidak memproduksi atau menggunakan insulin, suatu hormon yang diperlukan untuk mengubah gula, pati, dan makanan lainnya menjadi energi. Diabetes mellitus ditandai oleh tingginya tingkat konstan glukosa darah (gula). Tubuh manusia harus mempertahankan tingkat glukosa darah pada kisaran yang sangat sempit, yang dilakukan dengan insulin dan glukagon. Makanan yang dicerna dirubah menjadi glukosa untuk digunakan selmenjalankan fungsinya. 

Glukosa membutuhkan bantuan dari insulin untuk menembus dinding sel karena tidak bisa masuk sendiri. Insulin karena itu bertindak sebagai pengatur metabolisme glukosa dalam tubuh. Jika insulin yang kurang atau menjadi sensitif, maka akan menyebabkan diabetes. Diabetes yang tidak diobati akan menimbulkan komplikasi seperti retinopati, neuropati, nefropati, masalah kardiovaskular,dll. Para peneliti baru-baru ini melaporkan bahwa vitamin D sangat penting untuk sel-sel islet dalam pankreas untuk dapat mensekresikan insulin dengan benar. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat vitamin D paling rendah dalam darahnya, mengalami masalah dalam penanganan gula dan memiliki risiko lebih besar terkena diabetes. Tubuh kita membutuhkan kalsium untuk memproses vitamin D. Kelor mengandung kalsium 17 kali lebih banyak dibandingkan susu. Kelor juga merupakan sumber yang kaya asam askorbat yang membantu dalam sekresi insulin.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa nutrisi tertentu seperti vitamin B1, B2, B12, asam pantotenat, vitamin C, protein dan kalium -bersama dengan makan kecil berisi beberapa karbohidrat - benar-benar dapat merangsang produksi insulin dalam tubuh. Vitamin A sebagai antioksidan sangat efektif membantu mengubah beta-karoten, yang mengurangi risiko kebutaan pada penderita diabetes. Vitamin B 12 efektif dalam pengobatan neuropati diabetes. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa konsentrasi vitamin E rendah dikaitkan dengan risiko 3,9 kali lebih besar terkena diabetes. Vitamin E mengurangi stres oksidatif, sehingga meningkatkan karakteristik membran fisik dan kegiatan terkait lainnya di transpor glukosa. Antioksidan ini meningkatkan penyembuhan diabetes. Magnesium membantu dalam metabolisme glikogen, Magnesium bekerja sama dengan vitamin B 6 untuk membantu proses metabolisme dalam sel. Kelor mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh penderita diabetes dan dapat membantu mengontrol kadar gula darahnya.

2.2 Seimbangkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Sirkulasi aliran darah dalam tubuh kita memberikan tekanan pada dinding pembuluh darah. Tekanan darah yang tepat pada pembuluh darah sangat penting, sering disebut sebagai salah satu dari tanda-tanda vital kita. Tekanan darah cenderung meningkat sejalan dengan usia. Sebenarnya, gaya hidup sehat sangat membantu mencegah kenaikantekanan darah.

Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, penyakit ginjal, dan stroke. Hal ini sangat berbahaya karena sering tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala terlebih dahulu. Terlepas dari ras, usia, atau jenis kelamin, siapa pun bisa mengalami tekanan darah tinggi. Diperkirakan bahwa satu dari setiap empat orang dewasa Amerika memiliki tekanan darah tinggi. Setelah tekanan darah tinggi berkembang, biasanya akan berlangsung seumur hidup.

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko yang paling penting untuk stroke. Tekanan yang sangat tinggi dapat menyebabkan pembekuan dalam pembuluh darah yang melemah, yang kemudian mengalami pendarahan di otak dan hal ini dapat menyebabkan stroke. Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan pembuluh darah di mata pecah dan mengalami pendarahan. Penglihatan dapat menjadi kabur atau terganggu dan dapat menyebabkan kebutaan. Sejalan dengan pertambahan usia, arteri di seluruh tubuh mengeras, terutama di jantung, otak, dan ginjal. Tekanan darah tinggi dikaitkan dengan arteri yang "kaku" sehinggamenyebabkan jantung dan ginjal harus bekerja lebih keras. Ginjal berfungsi sebagai filter untuk membersihkan tubuh dari limbah. 

Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat mempersempit dan mengentalkan pembuluh darah dari ginjal. Ginjal menjadi kurang cairan, dan limbah menumpuk dalam darah karena fungsi ginjal untuk menyaring tidak berjalan dengan baikdan terjadi apa yang disebut gagal Ginjal. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama untuk serangan jantung. Arteri membawa oksigen dalam darah ke otot jantung. Jika jantung tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup, nyeri dada yang dikenal sebagai angina, dapat terjadi. Jika aliran darah tersumbat, maka akan terjadi serangan jantung. 

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko nomor satu untuk gagal jantung kongestif(CHF). CHF adalah kondisi serius di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memasok kebutuhan tubuh. Nutrisi penting yang dibutuhkan oleh seseorang yang menderita tekanan darah tinggi ditemukan secara alami dalam tanaman Kelor. Arginine merupakan asam amino yang ditemukan dalam tanaman Kelor dan dikenal untuk menyeimbangkan tekanan darah. Kalsium, Magnesium, Kalium, Seng, dan Vitamin E juga ditemukan pada Kelor. 

Kelor mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan tekanan darah. Kalsium dibutuhkan untuk relaksasi otot polos dan kontraksi, peningkatan konsumsi kalsium dapat memiliki efek langsung pada pembuluh darah. Penelitian telah menemukan bahwa dibandingkan dengan suplemen, kalsium memiliki dua kali manfaat bagi tekanan darah. Kalsium dari sumber sintetik dapat menyebabkan batu ginjal. Kelor mengandung Kalsium 17 kali lebih banyak dibanding susu. Kelor mengandung kalium 15 kali lebih banyak dari pisang. 

Kandungan kalium yang tinggi cenderung menurunkan kandungan sodium. Kalium bekerja dengan cara meningkatkan ekskresi natrium dalam urin, yang membantu melebarkan pembuluh darah, dan mengubah interaksi hormon yang mempengaruhi tekanan darah.Makanan yang mengandung magnesium tinggi sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi, kemungkinan besar dengan berkontribusi terhadap relaksasi otot polos pembuluh darah. Kelor juga mengandung magnesium bersama dengan zinc dan vitamin E yang mengambil bagian dalam mengurangi tekanan darah bersama dengan nutrisi lainnya. Kelor mengandung 384 mg magnesium dalam 100 gram tepung daun dan 2,2 kali lebih banyak bioavailable serta mengandung Zinc, 6 kali lebih banyak dibanding almond dan 6,46 kali lebih banyak diserap ke dalam darah.

2.3.Tingkatkan Kesuburan

Berurusan dengan masalah ketidaksuburan (infertilitas), baik untuk pria maupun wanita memang tidak mudah. Menurut penelitian, satu kesulitan yang dialami ketika mencoba untuk hamil, dapat menyebabkan stres psikologis yang mirip dengan orang yang mengidap penyakit fatal eperti kanker dan HIV. Untungnya, ada banyak pilihan pengobatan yang tersedia bagi yang memiliki masalah infertilitas. Dan berita baiknya, masalah infertilitas ini dapat disembuhkan secara alami dengan cara perubahan diet atau gaya hidup. Orang yang ingin meningkatkan kesempatan mereka untuk hamil secara alami dapat mencoba kehebatan Kelor. Banyak literatur menyebutkan bahwa pengobatan herbal terbaik untuk infertilitas adalah bunga Kelor. 

Ekstrak bunga Kelor banyak digunakan kaum perempuan di Filipina sebagai tonik herbal untuk meningkatkan kesuburan. Cukup dengan merebus sekitar lima sampai sepuluh bunga Kelor dan mencampurnya dengan secangkir susu sapi segar. Bila suka, 1 sendok madu bisa dicampurkan kedalamnya. Tonik Herbal Bunga Kelor ini dapat menyembuhkan ketidaksuburan baik pria maupun perempuan. Untuk pria yang menderita disfungsi ereksi juga dapat menemukan obat dengan membuat sup dari biji Kelor dicampur dengan sedikit lada dan jahe. 

Kulit pohon Kelor juga dapat berubah menjadi bubuk dan berkhasiat untuk meningkatkan kualitas sperma. Pohon Kelor mengandung nilai gizi tinggi yang sangat membantu dalam pengobatan infertilitas. Vitamin A, C, D, E, dan K merupakan salah satu vitamin yang terkandung dalam pohon Kelor. Kelor sudah sejak lama digunakan untuk membantu melindungi dan mengatasi masalah kesehatan prenatal, penyakit mata, masalah kulit, serta penyakit jantung. Kelor juga kaya kalsium yang tidak hanya melindungi tulang dan gigi, juga memainkan peran penting dalam meningkatkan motilitas sperma. 

Bunga Kelor kaya akan kalium dan kalsium. Kebanyakan orang tidak memiliki cukup asupan kalsium dalam makanannya yang mengakibatkan insufisiensi Kalsium. Sedangkan, kalium membantu menetralisir keseimbangan cairan dan elektrolit dalam sel. Hal Ini membantu mencegah tekanan darah tinggi, mempromosikan kontraksi teratur, mengatur transfer nutrisi ke sel-sel yang berbeda dalam tubuh dan menjaga keseimbangan air dalam jaringan tubuh dan sel. Semua itu sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan. Kelor mengandung kalium 15 kali lebih banyak dibanding pisang dan Kalsium, 17 kali lebih banyak dibanding dibanding Susu. Kelor mengandung hampir semua zat gizi penting yang membantu meningkatkan kesuburan pria maupun wanita.

2.4 Pembersih Racun dalam Hati dan Tubuh 

Secara historis, Kelor telah digunakan di Eropa sebagai tonik hati dan Phytotherapy berbagai macam kondisi hati dan kantung empedu, termasuk hepatitis dan sirosis. Sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman mengungkapkan data yang menarik tentang menetralkan racun yang menyebabkan kerusakan hati serta adanya agen hepatotoksik yang potensial. Sejumlah senyawa kimia kelompok silymarin yang terkandung dalam Kelor, terbukti memiliki efek perlindungan terhadap sel-sel hati.

Salah satu penyebab utama penyakit hati adalah banyaknya kandungan racun yang masuk kedalam tubuh bersama makanan. Hal itu menyebabkan hati penuh dengan endapan racun dan detoksifikasi tubuh dibutuhkan untuk mencegah racun tersebut merusak sel-sel hati dan mengganggu fungsinya. Efek terapi Kelor, tidak hanya memperbaiki kerusakan hati akibat racun dan metabolisme, tetapi juga pada mengobati penyakit-penyakit hati. 

Banyak studi yang menunjukan hasil bahwa Kelor adalah produk detoksifikasi yang baik. Kelor menghilangkan logam lebih cepat, mengurangi efek negatif dari alkohol pada hati, dan sepenuhnya mencegah etanol menyebabkan perubahan mitokondria. Alasan mengapa Kelor dapat melakukan efek yang mengesankan seperti itu bisa karena dua mekanisme pada tingkat sel. Yang pertama adalah bahwa hal itu dapat mengubah membran sel sehingga racun tidak bisa menembus ke dalam sel. Yang kedua adalah bahwa hal itu meningkatkan kecepatan sintesis protein yang merangsang sel untuk beregenerasi lebih cepat. Karena racun tidak dapat menembus membran sel, maka semua sel-sel hati tetap sehat dan dapat melakukan penggantiaan sel-sel lama atau rusak dengan sel-sel baru yang lebih baik. Seperti itulah cara bekerja pembersihan racun dalam hati. 

Kelor tidak hanya berperan sebagai suplemen untuk memberikan efek terapi pada kasus kerusakan hati, tapi juga mengobati penyakit hati. Beberapa uji klinis menunjukkan bahwa gangguan hati yang disebabkan oleh segala sesuatu dari sirosis hepatitis virus dapat diobati. Hepatosit ditemukan secara alami dalam tubuh yangdirangsang oleh Kelor dan mendorong untuk menggantikan sel yang rusak dan jaringan yang sakit. Membersihkan racun dari hati diperlukan ketika kerusakan dari alkohol dan obat-obatan lainnya mencegah atau mengurangi kemampuan hati untuk melakukan regenerasi lagi. Dengan melakukan detoksifikasi tubuh, fungsi keseluruhan tubuh akan meningkat.




1 komentar:

  1. HIV / Herpes hakkındaki araştırmam sırasında Hiv / Herpes bilgisine rastladım; google'da STD araması yaparken bulması oldukça kolay olan bilgiler. HIV / Herpes Cured'in komplo olduğunu düşünerek komplo içindeydim. Komplo olmak bir cehaletti, bitkisel ilaç konusunda oldukça ilginç buldum. Bitkisel tedavinin resmi HIV / Herpes web sitelerinde soru sordum ve Hiv / Herpes propagandasını papağanladığımı söyleyen moderatörler tarafından yasaklandım. Bu, Hiv / Herpes tedavisinin olduğuna dair inancımı pekiştirdi. Daha sonra almanca adında bir bayan buldum Achima Abelard Dr Itua Hiv'i tedavi ettim. iki hafta boyunca.Ve bugün hayatımda hiçbir Hiv / Herpes Tedavi Edilmedim, Hiv / Herpes gruplarının Hiv / Herpes Bitkisel Tedavisi hakkında daha fazla bilgi edinmek için insanlarla iletişim kurma girişiminde bulunmaya çalıştım. aynı hastalıkta bu bilgiler size yardımcı olur ve bu bilgiyi diğer insanlara yardım etmek umuduyla yaymak için elimden gelenin en iyisini yapmak istedim. Bu Dr Itua Bitkisel Tıp, acı çeken insanlar için bir umut olduğuna inanmamı sağlıyor, Parkinson hastalığı , Şizofreni, Kanser, Skolyoz, Fibromiyalji, Florokinolon Toksisite Sendromu Fibrodysplasia Ossificans Progressiva.Infertilite, Epilepsi, Diyabet, Çölyak hastalığı, Artrit, Amyotrofik Lateral Skleroz, Alziyer hastalığı s.Hiv_ Aids, Herpes, İnflamatuar barsak hastalığı, Copd, Diyabet, Hepatit, Tasha ve Tara, Conley, Mckinney'i ve her çeşit hastalıktan nasıl daha fazla acı çektiğini çevrimiçi olarak okudum, bu yüzden onunla iletişim kurdum. Kendisi Tanrı'nın eşsiz bir kalbi olan bir bitkisel doktordur, Contact Emal..drituaherbalcenter @ gmail.com Telefon veya whatsapp .. + 2348149277967.

    BalasHapus